Kolaborasi Mahasiswa Universitas Subang dengan Desa Simpar Beri Edukasi Terkait Covid-19 pada Masyarakat

Kolaborasi Mahasiswa
Mahasiswa Universitas Subang bersma Pemerintah Desa Simpar. (Terkini.id)

Terkini.id, Subang – Sosialisasi dan edukasi mengenai virus Covid-19 sangatlah penting dan dibutuhkan khususnya untuk masyarakat desa. Beberapa masyarakat kadang kala masih belum mengerti apa yang harus dilakukan.

Di masa pandemi ini masyarakat harus saling support satu sama lain agar meningkatkan imunitas tubuh, tidak saling cemooh satu sama lain terhadap masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

Untuk itu, sejumlah mahasiswa Universitas Subang (Unsub) dalam program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) melakukan edukasi Covid-19 di Desa Simpar kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Wilayah ini terletak di dataran tinggi, mayoritas pekerjaan warga nya yaitu sebagai pekerja di sebuah tempat wisata.

“Desa Simpar termasuk kawasan wisata di jawa barat sehingga dengan adanya pandemi ini sangatlah mempengaruhi terhadap pekerjaan mereka, karena banyak tempat wisata yang tidak boleh beroperasi pada masa pandemi ini,” kata mahasiswa Universitas Subang, Faiz Ali dalam keterangan yang diterima Terkini.di, Sabtu 4 September 2021.

Di Desa Simpar ini awalnya masih banyak warga yang acuh terharap virus ini sehingga sempat masuk ke dalam kategori zona merah bahkan toleransi antar warga pun sangatlah kurang karena mereka semua sangat menjauhi yang terpapar virus Covid-19 ini.

Bukan hanya menjauhi, tetapi mereka pun enggan untuk membatu kebutuhan masyarakat yang terpapar virus, namun seiring berjalannya waktu banyak sosialisasi dan edukasi dari aparat desa dan mahasiswa KKNM yang mengakibatkan banyaknya perubahan untuk saat ini.

“Kami mendapatkan dukungan dan aspresiasi dari pemerintah Desa Simpar yang berupa anggaran untuk oprasional Rp300 ribu serta masker 500 pcs untuk dibagikan ke masyarakat,” terang Faiz.

Tidak hanya itu, Faiz mengaku mendapat dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat.

“Program KKNM bertempat di Desa Simpar kami sebagai mahasiswa melakukan terobosan baru untuk mesnsosialisasi kan dan mengedukasi terkait Covid-19 serta kebijakan PPKM di tataran masyarakat desa. Hal bertujuan untuk menciptakan harmonisasi anatara pemerintah dan masyarakat terkait kebijakan kebijakan yang kurang di pahami oleh sebagian masyarkat,” ujar Faiz.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNM-MBKM) Universitas Subang mengenai pemberdayaan masyarakat menghadapi pandemi covid-19, minimal membuka kesadaran masyarakat akan penting nya menjaga pola hidup sehat dan menggunakan masker di luaran rumah.

“Diharapkan masyarakat bijak dalam menanggapi segala informasi terutama di media sosial yang sering menggiring opini publik sehingga terjadi kesalah fahaman dalam menanggapi beritu itu sendiri. Semoga pandemi segera berlalu dan bisa hidup normal kembali tetap jaga kesehatan dan jangan panik,” pungkasnya. (*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan Bupati

Bantah Kegiatan FPSH HAM Hanya Seremonial Saja, Nandi: Mainnya Kurang Jauh

Lagu Sayangi Ayah Bunda Ajarkan Anak Mencintai Orang Tua

Mahasiswa IPB Univeristy Kaji Digital Nomadic Tourism di Bali

Prihatin karena Buah Pedada di Desa Betara Kanan Tidak Dimanfaatkan Secara Optimal, Mahasiswa IPB Buat Inovasi UltraPed

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar