Dosen dan Mahasiswa IPB University Gelar Webinar, Ajak Masyarakat Bijak Berinternet

Dosen dan Mahasiswa IPB University Gelar Webinar Ajak Masyarakat Bijak Berinternet
Dosen dan mahasiswa IPB University menggelar webinar ajak masyarakat bijak berinternet. (Terkini.id)

Terkini.id, Bogor – Webinar Strategi Bijak Berinternet dilakukan dalam rangka Program Mengabdi IPB University yang terintegrasi dengan Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB dengan partisipan umum dan Masyarakat Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea. Materi dibawakan oleh Dr. Ir Ninuk Purnaningsih, M. Si. yang merupakan dosen dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University.

Di masa pandemi Covid-19 semua kegiatan beralih ke daring, sehingga penggunaan internet meningkat. Walaupun menggunakan internet dapat memudahkan bahnyak urusan dan pekerjaan akan tetapi keberadaan internet yang cenderung bebas memerlukan kebijakan bagi pengguna dalam pemanfaatannya. Perlu adanya literasi digital agar dapat menjadi pengguna yang bijak dalam menghindari hal-hal negatif yang tidak diinginkan.

“Terdapat lima indikator utama dalam literasi digital, bijak menggunakan internet (memberikan manfaat lebih banyak) terdiri atas : kemampuan menggunakan teknologi, keamanan pribadi, berpikir kritis, keamanan perangkat, serta informasi dan literasi data”, kata Ninuk dalam webinar seperti dalam keterangan yang diterima Terkini.id Selasa, 17 Agustus 2021.

Masyarakat diharapkan berhati-hati dalam menggunakan internet terutama dalam mengaktifkan posisi geografis/GPS, tidak mengunggah data pribadi di media social, konten yang tidak pantas patut untuk di laporkan dan mencari tahu kebenaran informasi sebelum dibagikan ke yang lain

Dari survei terhadap peserta webinar,  hampir sebagian besar sudah memahami dalam literasi digital. Kuesioner tersebut berisi pertanyaan yang diadopsi dari kerangka penelitian Kementerian dan Komunikasi dan Informasi RI dalam hasil Survei Status Literasi Digital Masyarakat 34 Provinsi di Indonesia.

Dari sesi diskusi muncul berbagai pertanyaan. Misalnya Erlinda bertanya soal bagaimana mengatasi orang yang berkomentar negatif di sosial media.

“Komentar negatif merupakan salah satu resiko dari penggunaan media social, bisa saja diabaikan. Akan tetapi jika sudah merusak kinerja kerja atau profesionalitas, sebaiknya  diklarifikasi dan diselesaikan,” jawab Ninuk.

Pertanyaan berikutnya dari Kharisma soal bagaimana agar tidak mudah terjebak dari penipuan online yang mengakibatkan akun social media terbajak.

“Dengan mengecek kebenaran informasi dari internet, ada orang yang mengalaminya dan membagikan pengalamannya agar tidak terulang. Contoh lainnya seperti membeli barang online melihat review barang tersebut sebelum membelinya,” Ninuk menjawab lagi.

Pertanyaan selanjutnya datang dari Retno selaku Ketua Pokja 4 Desa Cibanteng. Ia menanyakan soal bagaimana cara agar masyarakat paham dan bijak yang sifatnya umum seperti di grup RW atau Desa. 

“Sebaiknya dibuat aturan dalam memberikan informasi atau pertanyaan, pernyataan, supaya tidak membuat gaduh atau meresahkan dalam grup tersebut. Bisa juga dihubungi secara personal, agar tidak melakukan hal tersebut dan mengajaknya untuk meminta maaf; ada satu orang yang menetralisir suasana,” kata Ninuk menjawab.

Dari webinar tersebtu diharapkan kedepannya ada lokasi internet yang dapat di akses oleh masyarakat Desa Cibanteng dengan pengadaannya yang dapat dibantu dari pihak IPB University dan biaya perbulannya dapat dilakukan swadaya secara kolektif oleh masyarakat. (*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan Bupati

AMSI Sulawesi Selatan Adakan Training Literasi Berita, Berikan Insight Baru Bagi Peserta

Bantah Kegiatan FPSH HAM Hanya Seremonial Saja, Nandi: Mainnya Kurang Jauh

Lagu Sayangi Ayah Bunda Ajarkan Anak Mencintai Orang Tua

Mahasiswa IPB Univeristy Kaji Digital Nomadic Tourism di Bali

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar