Terapkan Protokol Kesehatan, Tim PKM-PM IPB Lakukan FGD Bahas Strategi Pengelolaan Mata Air Campaka

Tim PKM-PM IPB Lakukan FGD Bahas Strategi Pengelolaan Mata Air Campaka
Tim PKM-PM IPB Lakukan FGD Bahas Strategi Pengelolaan Mata Air Campaka. (Terkini.id)

Terkini.id, Bandung – Indonesia memang masih harus berperang melawan Pandemi Covid-19. Walaupun begitu, bukan berarti kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus terhenti. Sebagai salah satu bagian dari tri dharma perguruan tinggi tentunya semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap berjalan walaupun harus ada berbagai penyesuaian yang dilakukan khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan.

Berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Drawati, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Drawati Tim PKM-PM IPB University kembali menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat dan pemerintah mengenai strategi pengelolaan Mata Air Campaka di Aula Desa Drawati pada Minggu, 15 Agustus 2021.

Hadir pada FGD itu di antaranya mitra Tim PKM PM IPB University, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, para kadus, para RW dan RT, dan juga masyarakat Desa Drawati ikut berkontribusi.

Muhammad Zidan Rahmat selaku Ketua Tim PKM-PM IPB University menjelaskan bahwa kegiatan Focus Group Discussion (FGD) merupakan salah satu bentuk kegiatan program SMAJA yaitu Seiton. FGD  ini bertujuan untuk memperbaiki komunikasi dan upaya untuk menyelesaikan masalah yang ada di sekitar Mata Air Campaka. 

“SMAJA atau Satria Penjaga Mata Air Campaka Menggunakan Metode Kaizen merupakan program yang dibuat oleh saya dan tim untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa Drawati terkait dengan mata air dan berbagai unsur pendukung lainnya seperti hutan. Metode Kaizen sendiri merupakan sebuah konsep yang berasal dari Jepang dan biasanya itu diterapkan oleh perusahaan-perusahan dengan 5 metode diantaranya seiri, seiton, seiso, shitsuke, dan seiketsu. Dalam penerapannya, tentunya ada beberapa hal yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat” tutur Zidan.

Kegiatan Focus Group Discussion tersebut diawali dengan tilawah yang dilanjutkan sambutan dari Ketua Tim PKM-PM IPB University, Babinsa Desa Drawati, Ketua BPD, dan Kepala Desa Drawati. Kemudian, peserta diberikan pemahaman dan berbagai strategi mengenai pengelolaan Mata Air Campaka. Tidak hanya itu, peserta diberikan kesempatan pula untuk menyampaikan pendapat maupun keresahannya ataupun bertanya kepada tim PKM-PM IPB University yang kemudian ditanggapi oleh pemerintah desa dan mahasiswa IPB. 

Tim PKM-PM IPB Lakukan FGD Bahas Strategi Pengelolaan Mata Air Campaka. (Terkini.id)

Sementara itu, kegiatan FGD yang digagas oleh tim PKM-PM yang didampingi oleh Lindawati Kartika S.E., M.Si tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa Drawati yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

“Terimakasih banyak kami ucapkan kepada PKM SMAJA yang berhasil menjebatani pengelolaa Mata air campaka dan mendorong masyarakat untuk aktif menjaga Mata air campaka”, tutur Dadang.

Selain itu, salah satu peserta pun memberikan masukan kepada tim PKM-PM IPB University terkait penyelenggaraan kegiatan ini 

“Alhamdulillah acaranya bagus dan antusiasme masyarakat pun sangat bagus. Namun, baiknya penyelenggaran kegiatan jangan di aula Desa Drawati, tetapi di lokasi mata air agar terlihat langsung permasalahannya dan ada bukti” ujar Tigin salah satu peserta FGD. 

Tentunya, tim PKM-PM IPB University pun sangat berterimakasih kepada semua pihak terutama pemerintah desa dan Masyarakat Desa Drawati yang sudah mendukung berbagai program dan kegiatan yang diinisiasi oleh Tim PKM-PM IPB University. Harapannya, program-program yang dibuat bisa terus dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Drawati. (*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan Bupati

AMSI Sulawesi Selatan Adakan Training Literasi Berita, Berikan Insight Baru Bagi Peserta

Bantah Kegiatan FPSH HAM Hanya Seremonial Saja, Nandi: Mainnya Kurang Jauh

Lagu Sayangi Ayah Bunda Ajarkan Anak Mencintai Orang Tua

Mahasiswa IPB Univeristy Kaji Digital Nomadic Tourism di Bali

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar