Mahasiswa KKN-T IPB University di Kabupaten Bandung Gelar Webinar Keluarga Tangguh

Webinar Keluarga Tangguh.
Tangkap layar webinar Keluarga Tangguh yang digelar oleh mahasiswa KKN-T IPB University. (Terkini.id)

Terkini.id, Bandung – Kondisi pandemi Covid-19 yang kian meningkat belakangan ini dan menyebabkan pemerintah menetapkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mahasiswa (PPKM), sehingga banyak masyarakat yang merasa terganggu baik dari segi perekonomian maupun internal keluarga.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T Kabupaten Bandung 01 IPB Univesity menggelar webinar keluarga tangguh mengangkat tema “Menjadi Keluarga Tahan Banting di Masa Pandemi”.

Webinar keluarga tangguh 2021 ini diadakan secara online pada Jumat, 6 Agustus 2021 dengan menghadirkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna

Pada kesempatan yang sama, pakar keluarga dan anak IPB University Yulina Eva Riany hadir sebagai pemateri webinar keluarga tangguh 2021.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supriatna menyampaikan welcoming speech dengan topik membangun benteng literasi dan edukasi pencegahan Covid-19 mulai dari keluarga.

Emma menitipkan pesan pada partisipan untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, serta menyosialisasikan bahaya Covid-19 melalui peran benteng literasi dan edukasi.

“Melalui webinar ini, saya mengharapkan agar masyarakat dapat lebih tangguh terhadap pandemi Covid-19 dan dapat menjalankan delapan fungsi keluarga dengan baik,” kata Emma.

Sementara itu, Pakar keluarga dan anak IPB University Yulina Eva Riany menyampaikan materi yang berkaitan dengan isu menciptakan lingkungan belajar yang asyik dan bermakna di rumah.

“Kegiatan pembelajaran jarak jauh di Indonesia masih menemui sejumlah kendala karena hanya 66% orang tua di Indonesia yang memiliki akses internet”,  tuturnya

Ia melanjutkan, meskipun pandemi merubah tatanan hidup masyarakat, akan tetapi pandemi Covid-19 juga memberikan hikmah dalam mengembalikan fungsi pendidikan kepada keluarga, dimana orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak.

Eva kemudian memaparkan sejumlah strategi pengasuhan anak yang efektif selama pembelajaran jarak jauh. Strategi tersebut dapat dilakukan mulai dari mempertahankan rutinitas keluarga sehari-hari, berinteraksi secara rutin dengan anak, menerapkan positive behaviours, dan merancang berbagai hal menarik yang dapat dilakukan di rumah. Sejumlah strategi tersebut disinyalir dapat menjadikan keluarga lebih tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Antusiasme 200 partisipan webinar terlihat pada sebaran peserta yang beragam, seperti dari kalangan mahasiswa, pengajar, pejabat pemerintahan, hingga buruh. Hal ini dapat dilihat dari partisipasinya pada pengisian pre test, post test, maupun diskusi dan tanya jawab.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa webinar ini sangat memberikan insight yang sulit ditemukan di kegiatan webinar lainnya.

“Apresiasi untuk tim KKN IPB yang sudah menyelenggarakan acara sebagus ini, terima kasih untuk semua pemateri dan elemen yang terlibat di kegiatan webinar keluarga tangguh ini, semoga ada kegiatan webinar-webinar seperti ini lagi kedepannya,” pungkas Leli Susilawati, salah satu peserta webinar keluarga tangguh. (*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan Bupati

AMSI Sulawesi Selatan Adakan Training Literasi Berita, Berikan Insight Baru Bagi Peserta

Bantah Kegiatan FPSH HAM Hanya Seremonial Saja, Nandi: Mainnya Kurang Jauh

Lagu Sayangi Ayah Bunda Ajarkan Anak Mencintai Orang Tua

Mahasiswa IPB Univeristy Kaji Digital Nomadic Tourism di Bali

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar