Prospek Obat Halal Sekarang dan Masa Depan

Prospek Obat Halal Sekarang dan Masa Depan
Penulis : Ayu Sulystiawati, Hairun Niza, Peri Umardiana, Ruth Novitasari Turnip

Terkini.id, Bogor – Sejalan dengan pertumbuhan populasi muslim di dunia, kebutuhan akan produk halal pun meningkat, termasuk di dalamnya menyangkut kebutuhan akan produk obat halal. Hal ini menjadi tantangan besar bagi perusahaan farmasi untuk dapat menghasilkan produk obat halal sesuai dengan kebutuhan masyarakat muslim.

Obat umum tersusun dari kombinasi bahan utama (zat aktif) dan bahan tambahan (eksipien seperti pewarna, perasa, pengawet, dan lain sebagainya). Bahan utama dan bahan tambahan dapat dibuat dari hewan, tanaman, atau dibuat secara sintesis.

Sumber hewani yang bisa dijadikan bahan utama atau tambahan bisa diambil dari babi, hewan yang sudah mati (tanpa disembelih dengan cara halal), atau dari darah yang merupakan sumber yang sifatnya haram digunakan oleh masyarakat muslim. Penggunaan alkohol juga digunakan bagi masyarakat muslim, namun alkohol banyak digunakan dalam proses ekstraksi pada saat pembuatan obat. Bahan lain yang ditambahkan ini menjadi kontroversi untuk digunakan sebagai eksipien obat adalah gelatin.

Gelatin yang berasal dari babi yang asli haram, namun gelatin juga dapat diperoleh dari sumber lain. Contohnya yaitu gelatin dari tulang, kulit dan produk ikan yang bersifat halal. Oleh karena itu, untuk memastikan kualitas produk yang mengandung gelatin, perlu dipastikan lebih dulu asal agar-agar yang digunakan.

Masalah kehalalan juga sering muncul dalam produk biofarmasi (diproduksi melalui bioteknologi), dimana produk dihasilkan dari biakan yang termodikasi genetika atau yang biasa disebut Genetically Modified Organism (GMO). Produk biofarmasi dapat disetujui halal kompilasi metode dan prosesnya menggunakan bahan dan teknik yang diizinkan dalam pengajaran Islam.

Misalnya, gen yang digunakan dalam transgenik harus berasal dari sumber halal, vektor (pembawa) dan sel inang yang digunakan dalam ekspresi harus divalidasi sehingga tidak beracun dan tidak menimbulkan penyakit. Media pertumbuhan yang digunakan dan proses pemurnian yang terlibat juga aman dan tidak boleh mengandung komposisi yang melibatkan haram atau najis.

Produk obat-obatan halal tidak hanya harus bebas dari komponen Haram, tetapi juga harus Tayyib. Persyaratan Tayyib disetujui pada barang atau produk yang bersih, murni dan disetujui berdasarkan proses dan prosedur standar. Jadi produk farmasi tidak hanya harus halal tetapi juga harus disetujui bersih menurut hukum Islam.

Sebenarnya, komposisi haram dan status yang dipertanyakan kehalalannya dapat digunakan dan hukumnya menjadi halal yang disetujui tidak ada alternatif lain yang dapat meningkatkan bahan-bahan tersebut atau saat dalam kondisi darurat.

Sekitar 1,6 miliar orang di dunia menganut agama islam, dan pada tahun 2020 diperkirakan sekitar 5% manusia di dunia menganut agam islam. Dari data jumlah penduduk, dapat diperkirakan bahwa kedepannya produk halal (makanan, minuman, produk farmasi) memiliki pertimbangan pasar yang tinggi.

Namun sampai saat ini masih sedikit Lembaga yang menyusun kurikulum yang mengusulkan untuk menyediakan pada mahasiswa farmasi atau mahasiswa kesehatan lainnya mengenai sumber, proses dan teknik produksi, serta eksipien halal.

Sehingga diharapkan kedepannya Lembaga lembaga ini dapat memberikan pemahaman terkait status kehalalan produk untuk membantu konsumen muslim agar terhindar dari sesuatu yang haram.

Untuk membuktikan identitas dan keaslian, suatu bahan atau produk, maka dibutuhkan jaminan atas status kehalalannya. Jaminan diterbitkan dapat berupa sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi halal yang resmi dan terpercaya.

Hingga saat ini telah terdapat banyak lembaga sertifikasi halal yang tersebar di berbagai negara, didistribusikan oleh Otoritas Makanan Halal (HFA) di Inggris, Dewan Makanan dan Gizi Islam Amerika (IFANCA), Federasi Dewan Islam Australia (AFIC), Komite Islam Pusat di Thailand (CICT), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Proses produksi obat halal selain harus memenuhi persyaratan pada pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sesuai peraturan pada obat konvensional, juga harus memenuhi beberapa persyaratan lain untuk menjamin kehalalan produk. Semua bahan yang digunakan selama proses produksi harus terbukti memenuhi kesesuaian syariah.

Kesesuaian dengan syariah yang ditawarkan antara lain tidak menggunakan bahan yang mengandung bagian tubuh atau produk hasil dari hewan yang tidak halal atau tidak disembelih dengan cara halal; selalu menggunakan bahan yang aman dikonsumsi dan tidak berbahaya bagi kesehatan; dan semua bahan harus memenuhi persyaratan lainnya sesuai hukum Islam.

Semua orang yang terlibat dalam proses produksi harus sudah menyetujui dan terkualifikasi tentang sistem Jaminan halal. Peralatan produksi, tempat penyimpanan, dan transportasi obat harus terdedikasi hanya untuk obat halal. Proses distribusi obat juga harus dibuat mungkin dapat mengatasi risiko yang dapat berdampak pada kehalalan produk.

Minat konsumen terhadap obat-obatan halal semakin meningkat, sehingga tenaga kesehatan profesional harus mampu menjelaskan tentang konsep obat halal kepada konsumen. Akademisi dan Tenaga Kesehatan Profesional Muslim dapat membuat referensi tentang obat halal yang mudah diperoleh oleh masyarakat.

Universitas (pada fakultas atau program studi yang mencetak tenaga kesehatan profesional) juga diberikan dapat menambahkan kurikulum tentang halal untuk mendorong perkembangan konsep obat halal kedepannya.

Penulis: Ayu Sulystiawati, Hairun Niza, Peri Umardiana, Ruth Novitasari Turnip

Referensi

Saha, T., Rifat, T., Shimanto, S. (2019): Prospek Farmasi Halal, Jurnal Asia Etnofarmakologi dan Makanan Obat, 5 , (2), 17-23.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Krisis Petani Muda di Desa Cikarawang dan Solusinya

Dunia Pendidikan Banyak Masalah

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal

Mahasiswa IPB Teliti Strategi Adaptasi dan Resiliensi Pelaku Usaha Pasar Mbrumbung Rembang di Saat Pandemi

Catatan MHT di Penghujung Tahun 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar