Laboratorium Uji Covid 19 IPB Sudah Terintegrasi di Balitbangkes
Komentar

Laboratorium Uji Covid 19 IPB Sudah Terintegrasi di Balitbangkes

Komentar

Terkini.id, Bogor – Laboratorium Uji Covid-19 IPB University sudah mendapat nomor identitas dari Balitbangkes, yaitu Nomor C.50. Hal ini dikemukakan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) I PB Universi ty, Srihadi Agungpriyono, Sabtu, 25 April 2020.

Laboratorium Uji Covid-19 Universitas IPB telah berjalan dengan baik. Sejak Senin, 13 April 2020 lalu, Laboratorium Uji Universitas IPB sudah mulai menerima sampel dari pasien untuk uji COVID-19. Hingga 24 April, total 273 sampel telah diterima baik dari Dinas Kesehatan Kabupaten maupun Kota Bogor.

Dalam pelaksanaannya, laboratorium sudah relatif stabil dan juga dapat memberikan hasil uji yang tepat waktu yaitu 48 jam.

Laboratorium ini pun sudah menerapkan standar input data ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI via online. Kabar baik, Laboratorium Uji COVID-19 IPB University sudah mendapat nomor identitas dari Balitbangkes, yaitu Nomor C.50.

Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor sebelumnya meminta IPB Universitas untuk membantu menguji sampel pasien menunggu COVID-19.

Laboratorium COVID-19 Universitas IPB memiliki kuota uji sementara sebanyak 60 sampel per hari.

Masing-masing 30 kuota untuk Kabupaten Bogor dan 30 kuota untuk Kota Bogor. Pelaksanaan uji coba ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan Kota Bogor.

Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas IPB, Prof Dr Drh Srihadi Agungpriyono, PAVet (K) mengatakan, dengan status laboratorium Universitas IPB sebagai unit yang membantu pemerintah daerah, semua sampel kami terima dari Dinas Kesehatan atau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Untuk itu perlu kami sampaikan itu setiap rumah sakit swasta yang akan memeriksakan sampel ke Laboratorium Uji Covid -19 IPB University, harus melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dulu,” kata Prof Srihadi.

Terkait dengan transisi penerimaan sampel, Humas Laboratorium Uji Covid-19 IPB University, drh Didik Pramono menguraikan, alur pengujian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal terkait faktor keselamatan dan keamanan dalam kaitannya dengan bahan biologis yang aman.

“Sampel swab dalam virus-media VTM (Dinas Kesehatan / RSUD yang ditunjuk Dinas Kesehatan dan bukan perorangan) masuk ke satu pintu yaitu ke Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) Universitas IPB untuk kemudian dilakukan ekstraksi menjadi bentuk RNA (bentuk sangat aman), diterima dengan pengujian dengan metode Real Time RT-PCR di laboratorium yang telah ditetapkan IPB University. Hasil pemeriksaan dikembalikan kembali ke perjanjian yang diambil dengan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” kata Didik Pramono.

Sumber: https://bogor-kita.com/laboratorium-uji-covid-19-ipb-sudah-teregistrasi-di-balitbangkes/