DPJB Dorong Guru Kembangkan Strategi Pembelajaran Alternatif dI Masa Covid-19

Anggota Dewan Pendidikan Jawa Barat (DPJB), Idris Apandi
Anggota Dewan Pendidikan Jawa Barat (DPJB), Idris Apandi

Terkini.id, Bogor- Anggota Dewan Pendidikan Jawa Barat (DPJB), Idris Apandi mengajak para guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran alternatif untuk menyikapi dan menyiasati kegiatan belajar di rumah yang saat ini sedang dilaksanakan saat ini sebagai inisiatif pemerintah terkait wabah Covid-19.

Terkait dengan pembelajaran daring yang saat ini dibuat sebagai pembelajaran alternatif di rumah tentang partisipasi belajar, agar siswa dapat belajar dan berbicara dengan gurunya, tetapi hal ini dihadapkan pada yang didukung, seperti terbatasnya sarana prasarana, karena itu tidak semua orang tua siswa atau siswa memiliki laptop atau smartphone. Kendala sinyal internet, khususnya di daerah yang akses internetnya kurang baik, dan beban kuota internet yang memberatkan orang tua siswa.

Hal ini sangat perlu disikapi oleh bijak dan cerdas oleh guru, jangan sampai tugas-tugas yang diberikan oleh guru memberatkan siswa dan para orang tua yang ditugaskan membimbing anak-anak.

Strategi pembelajaran alternatif yang dapat digunakan seperti penugasan membaca materi, merangkum materi, membuat benda-benda dari barang-barang bekas, dan membuat karya-karya kreatif yang terlibat dengan kampanye percakapan wabah Corona (Covid-19) seperti terjemahan, pantun, monolog, naskah drama singkat, lagu, poster, video, dan sebagainya, sehingga siswa tidak harus belajar setiap hari.

Bagi siswa yang memiliki smartphone, mereka dapat mengumpulkannya dengan berani, dan bagi siswa yang tidak memiliki smartphone memiliki smartphone tidak memiliki kuota internet, maka mengumpulkan tugasnya dapat ditangguhkan atau dikumpulkan pada saat masuk sekolah.

Intinya, para siswa tetap bisa mengerjakan tugas-tugas itu dengan menikmati.

Untuk membantu para guru dalam masa belajar dari rumah, Idris Apandi yang juga penulis buku Strategi Pembelajaran Aktif Abad 21 dan HOTS ini membuat contoh RPP, contoh pengembangan pembelajaran, dan contoh-contoh soal Keterampilan Berpikir Tingkat Bawah (LOTS) dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi ( HOTS) yang memilih dengan Covid-19 dalam bentuk Pilihan Ganda (PG) dan essai. Dan contoh-contoh soal dipilih oleh guru dan disesuaikan dengan jenjang dan tingkat perkembangan berpikir siswa.

Kecakapan Hidup dan Pendidikan Karakter

Idris menyampaikan pembelajaran yang dilakukan dari rumah bukan hanya terkait dengan materi pelajaran yang ada di buku, tetapi juga tugas-tugas yang ditujukan untuk membangun kecakapan hidup (keterampilan hidup) seperti membantu orang tua mengelola rumah, merapikan tempat tidur, belajar menjahit, menjahit, berkebun, menyiram tanaman, dan sebagainya.

Aktivitas beribadah di rumah, mengerjakan pekerjaan di rumah, berolah raga di rumah, dan makan bersama dapat menjadi sarana peningkatan pendidikan karakter seperti nilai religus, mandiri, goyong royong, integrasi, dan nilai-nilai lainnya.

Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh siswa diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang ditujukan bagi siswa sebagai bekal bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Guru dapat meminta siswa dengan mendampingi orang tuanya membuat jurnal harian dengan format yang sederhana untuk memudahkan siswa selama belajar dari rumah.

Idris juga mengundang orang tua untuk bersama-sama membimbing anak-anak dan berbicara dengan guru jika ada hal-hal yang berlu ditanyakan atau dikonsultasikan terkait tugas yang harus dikerjakan oleh perempuan, sehingga dapat membantu orang tua dalam mendidik anak, pungkasnya. *

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Manajemen Sumberdaya Manusia pada Keluarga dengan Anak Berkebutuhan Khusus

Efektivitas Program Kartu Indonesia Pintar dalam Pengentasan Kemiskinan pada Bidang Pendidikan di Kalangan Mahasiswa

Krisis Regenerasi Petani, Jalan Terjal Menuju Kemandirian Pangan

Regenerasi Petani Sebagai Solusi Ketahanan Pangan di Masa Depan

Momentum Hari Tani Nasional di Tengah Pandemi Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar